Headlines News :
Home » , , , » Kepergok Mesum, Disuruh Telanjang, Diraba-raba

Kepergok Mesum, Disuruh Telanjang, Diraba-raba

Written By Suara Tamiang on Rabu, 29 Februari 2012 | 11.18

Empat pria Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang terpaksa mendekam dibalik jeruji. Mereka dilaporkan melakukan pemerasan dan pencabulan, terhadap pasangan mesum yang kepergok berzina di kebun sawit, kemarin malam sekira pukul 22.00 WIB.

Adalah Mursyid, Tripamai, Syahrial dan Arie Taubat tak bisa lagi mengelak dari tuduhan korban. Seluruh pelaku mengakui perbuatannya di kawasan perkebunan kelapa sawit, milik PT Mopoli di Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang.

Pencabulan dan pemerasan itu dimulai saat keempat pria ini, menggerebek Rudi (24) warga Desa Serang Jaya, Sumatera Utara dan pasangan wanitanya, Dewi (21) penduduk Desa Buket Rata. 

Kedua insan tersebut datang ke lokasi dengan mengenderai sepeda motor. Selanjutnya muda-mudi itu memadu kasih dan beradegan mesra, tanpa disadari sudah diintip penduduk setempat.

Lagi hot-hotnya, adegan tanpa sensor langsung terputus. Pasalnya, Mursyid dan Tripamai bersama Syharial serta Arie datang memergoki. Dibawah ancaman akan membawa warga desa ke lokasi, Rudi pun mengajak damai. Tawaran ini tak ditampik pelaku dan meminta uang sebesar Rp2 juta sebagai tebusan.

Karena tak memiliki duit kontan, selanjutnya Rudi mengajak Tripamai dan Syahrial ke rumah makciknya, di Karang Baru. Sementara itu, Murysid dan Ari tinggal di kebun. Di lokasi tersebut, keduanya ternyata sempat menyuruh Dewi telanjang dan memegang alat-alat vital si perempuan.

Aksi bejad kedua pelaku tak diketahui sang pacar, yang sudah berangkat ke rumah makciknya. Tiba di kediaman keluarga korban, ternyata Rudi sudah menyusun rencana ulang pembalasan. Ia menolak memberi uang damai serta mengontak temannya dari Mapolres Aceh Tamiang. Mendapat kabar pemerasan, petugas pun meluncur dan menciduk kedua tersangka.

Dari hasil keterangan korban dan dua pria pemeras, polisi mengepung perkebunan sebagai TKP awal. Sayangnya, Mursyid dan Ari sudah keburu kabur meninggalkan Dewi seorang diri di lokasi kejadian. 

Perempuan muda ini lantas diajak ke komando untuk dimintai keterangan. Sedangkan kedua tersangka lain akhirnya menyerahkan diri ke Polres, setelah tau rekannya sudah ditangkap. Keterangan tersebut dibenarkan Kaur Bin Ops Polres Aceh Tamiang Iptu Arif, saat dikonfirmasi Metro Aceh (Grup JPNN) pada Selasa (28/2) siang. (urd) | Metro Aceh

Share this article :
 
Support : Komunitas Tamiang Cyber (KOMTER) | Akta Notaris No. 08 Tanggal 23 November 2013 Sekretariat : Jl. Ir. H. Juanda No. 180 Dsn. Rukun Kec. Karang Baru - Aceh Tamiang
Copyright © 2011. Suara Tamiang - All Rights Reserved