Headlines News :

BERITA TERKINI

kunjungan wakil ketua DPRK kelokasi kebakaran

Written By Ucok Keling on Rabu, 22 Oktober 2014 | 18.20

suara-tamiang.com, Karang Baru | Kepedulian Wakil Ketua sementara DPRK Aceh Tamiang, Juanda, S.IP kepada masyarakat yang mendapat musibah harus dijadikan tauladan dan ditiru bagi para anggota Dewan lainnya. 

Prilaku yang dilakukan Juanda dengan memberikan sebahagian rizkinya kepada rakyat yang tengah dilandah musibah ini tetap akan dikenang  selalu oleh masyarakat. Rumah milik Rasimin (43), warga Dusun Pipa Desa Alur Selalas Kecamatan Karang Baru sekira pukul 16.30 WIB pada  Senin (21/10) kemarin ludes rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah. 

Seluruh harta bendanya yang ada didalam rumah tak ada yang dapat tertolong, hanya 2 unit sepeda motornya saja yang selamat dari jilatan lidah api, itupun dikarenakan sepeda motor tersebut berada diluar rumah saat  api mengamuk. 

Rabu (23/10) Juanda baru menerima informasi tentang kebakaran rumah yang meluluhlantakkan rumah beserta isinya sekaligus kios kelontong milik Rasimin. 

Tanpa menunggu ba bi bu, dan tidak membuang buang waktu lagi, Juanda yang sedang berada dikantornya segera bergegas menuju Desa Alur Selalas untuk melihat keadaan keluarga Rasimin. 

Sesampai dilokasi puing puing bangunan rumah semi permanen milik Rasimin, kedatangan Wakil Ketua Sementara DPRK sekaligus Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Aceh Tamiang, Juanda, S.IP disambut oleh keluarga korban serta Datok Penghulu (Kepala Desa) Kampung Alur Selalas, Tumiran. 

Dalam disaksikan Datok Alur Selalas, Tumiran, Wakil Pimpinan sementara DPRK Aceh Tamiang, Juanda, S.IP menyerahkan bantuan paket sembako kepada keluarga Rasimin.  

Bantuan tersebut diterima oleh abang dari Rasimin yakni Sugiman (54). Juanda mengatakan, bantuan sembako dimaksud merupakan tindakan kepeduliannya kepada sesama muslim yang sedang dirundung kesedihan akibat terkena musibah.  

Kepada beritalima, Datok Tumiran menyebutkan, yang dilakukan Juanda, S.IP merupakan tindakan positif dari seorang pimpinan Dewan sekaligus wakil rakyat. 

“Atas nama warga, saya selaku Datok Penghulu Alur Selalas mengucapka terimakasih kepada Pak Juanda yang begitu peka terhadap rakyat yang terkena musibah”, ungkap Tumiran. 

Sementara itu, Tumiran menyampaikan ungkapan permohonannya kepada Pemkab Aceh Tamiang agar memberikan fasilitas mobil pemadam kebakaran (Damkar) disetiap Kecamatan. Hal tersebut guna untuk  mengatasi dan mencegah meluasnya kebakaran yang ada di Desa Desa. 

Menyahuti ungkapan sang Datok Alur Selalas, Juanda berjanji akan mendorong Pemkab Aceh Tamiang untuk membuat usulan pengadaan Damkar pada pembahasan APBK tahun 2015. 

“Ini memang perlu dilakukan, kitas minta agar Pemkab segera mengajukan usulan pengadaan Damkar pada APBK 2015. 

Damker ini nantinya distan bay kan dikantor masing masing kecamatan.  Gunanya untuk mempercepat proses pertolongan kebakaran di Desa Desa. (soeparmin/stc)

Foto : Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Sambangi Korban Kebakaran(soeparmin/stc)

Kelompok Tani Paya Tualang Paya Meta Laksanakan Kenduri Turun Ke Sawah

suara-tamiang.com, Aceh Tamiang | Masyarakat petani yang tergabung di Kelompok Tani Paya Tualang Kampung Tualang Paya Meta Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang,Rabu (22/10) melaksanakan kenduri turun ke sawah. Kenduri adat itu dilaksanakan setahun dua kali sesuai dengan jadwal turun ke sawah.

Ketua Kelompok Tani Paya Tualang Kampung Paya Meta, Rinaldi Afrizal  kepada STC, Rabu (22/10) mengatakan, di desanya kenduri turun ke sawah dilaksanakan setahun dua kali, disesuaikan dengan musim turun kesawah yang tiap tahunnya dilakukan dua kali musim panen padi.

Kenduri tersebut kata Rinaldi  memiliki nilai religius selain mengikat silaturrahmi sesama warga petani. Dan kenduri itu juga mengharap ridha Allah Swt untuk melimpahkan rezeki kepada masyarakat di Paya Meta.

Katanya, dalam kenduri itu juga para petani juga membicarakan jadwal turun ke sawah, serta beberapa hal lain menyangkut persiapan turun ke sawah.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua KTNA Aceh Tamiang M. Hendra Vramenia, Kordinator BPP Karang Baru, Para Penyuluh, Datok Penghulu Kampung Paya Meta, Iman Desa, perwakilan LSM HAkA Aceh dan seluruh anggota kelompok tani Paya Tualang. (M. Hendra Vramenia | STC)


Foto : Suasana Kenduri( (M. Hendra Vramenia | STC)

Kadis PU Atam Enggan Melayani Konfirmasi Wartawan

suara-tamiang.com, Karang Baru | Dijaman era globalisasi dan keterbukaan informasi ini ternyata masih ada saja pejabat yang tidak mengerti dengan tugas dan fungsi seorang jurnalis, entah karena pejabat tersebut memiliki SDM rendah atau mungkin dikarenakan alergi dengan para pemburu berita.

Hal ini terjadi ketika Realitas mengkonfirmasi Kadis PU Aceh Tamiang, Rulina Rita ST, MT dan Kabid Bina Marga, Baihaqi Ahyat, ST. Terkait informasi, Dampak negatif yang ditimbulkan bagi masyarakat dari  proses  sebuah pekerjaan proyek pengaspalan, namun pejabat tersebut tidak menanggapinya. 

Insan pers itu, sudah menjalani tugas dan fungsinya  sebagai mana yang diamanatkan UU Pokok Pers Nomor 40 tahun 1999, dengan berusaha menemui sumber resmi untuk melakukan wawancara demi menyajikan pemberitaan yang berimbang. 

Namun disebabkan kesibukannya, Rulina Rita dan Baihaqi  tidak berhasil untuk ditemui. Selanjutnya dilakukan konfirmasi kembali via seluler, agar pemberitaan nantinya dapat menjadi konsumtif sesuai kode etik jurnalis. Ironisnya, kedua pejabat ini enggan untuk memberikan komentar dengan tidak menggubrisnya.

Sikap yang ditunjukkan oleh orang nomor satu dilingkungan Dinas PU setempat, jelas tidak bersahabat dan bertentangan dengan UU Pokok Pers Nomor 40 tahun 1999 serta harapan Wakil Bupati Aceh Tamiang Iskandar Zulkarnain, yang menuntut penyajian berita  berimbang dari para rekan Pers, hal itu disampaikannya pada saat Coffe Morning dengan semua wartawan Jum’at (17/10) di Aula Setdakab Aceh Tamiang.

Selaku Pejabat Publik Kadis PU tidak seharusnya bersikap seperti itu, tapi bekerja sama dengan media dalam memberikan informasi untuk disampaikan kepada seluruh masyarakat tamiang tentang pencapaian target dan efek dari pembangunan yang sudah dilaksanakannya, bukan sebaliknya menutupi. Sehingga menimbulkan asumsi negatif atas kinerja yang buruk selama masa jabatannya.

Menanggapi hal ini, Ketua PWI Aceh Tamiang, M. Nurdin Hamid sangat menyayangkan atas sikap dari pejabat terkait, yang tidak bersahabat dan terkesan alergi dengan wartawan karena sejatinya Pers mempunyai tugas dan fungsi sebagai penyalur informasi, sesuai Undang Undang Nomor 14 tahun 2008  Tentang keterbukaan informasi publik.

Menurutnya, sikap yang ditunjukkan oknum Kadis Pekerjaan Umum dan Kabid Bina Marga tersebut merupakan sikap sudah anti klimaks dan sudah mencederai UU Pers. “Melayani insan pers yang sedang melakukan peliputan sudah menjadi kewajiban bagi sumber berita untuk memberikan informasi sebagai hak jawab dari pembenaran sebuah informasi”. Ujarnya.

Dikatakan M. Nurdin Hamid, sebab Pers mempunyai hak dalam mencari sumber berita sebagai mana di atur dalam Undang-Undang (UU) tentang Pers. Untuk itu, demi terciptanya hubungan kerjasama yang baik antara media dan Pemerintah Daerah dalam penyampaian informasi kepada publik, perangkat pemerintah diharapkan dapat menghargai kinerja insan pers dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

Ketua PWI Aceh Tamiang minta Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang agar mengintruksikan kepada seluruh jajarannya supaya dapat menjalin kerjasama yang baik dalam memberikan informasi kepada insan Pers yang bertugas di Bumi Muda Sedia demi kemajuan Daerah. (Zunaidi Afrialdi)

Foto : Ilustrasi/ciptakaria

DPRK Aceh Tamiang Tetapkan Nama Calon Pimpinan

suara-tamiang.com, Aceh Tamiang |  Anggota DPRK Aceh Tamiang masa jabatan 2014-2019, Senin (20/10) menggelar rapat Paripurna penetapan nana-nama calon Pimpinan Legislatif.

Rapat paripurna dimaksud mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan peraturan DPRD mengenai tata tertib (tatib) DPRD pasal 39 ayat (1) Parpol yang berhak mengisi kursi Pimpinan DPRD.

Sesuai Surat Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (PA) Kabupaten Aceh Tamiang hal rekomendasi Ketua DPRK, Surat Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Acaeh Tamiang hal pengajuan nama calon Pimpinan DPRK dan surat keputusan tentang pengesahan Juanda, S.IP sebagai calon pimpinan DPRK serta Surat Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (PD) Kabupaten Aceh Tamiang tentang rekomendasi Pimpinan DPRK.

Dari hal tersebut, Sekretaris Dewan (Sekwan) Hidayat Tanjung,SH.MH membacakan nama-nama calon pimpinan definitif DPRK Aceh Tamiang periode 201-2019 yakni Ir Rusman (PA) sebagai ketua DPRK, Juanda, S.IP sebagai Wkil DPRK dan Nora Idah Nita, SE sebagai Wakil Ketua DPRK.

Ketetapan nama-nama calon Pimpinan DPRK Aceh Tamiang Periode 2014-2019 tersebut akan disampaikan kepada Bupati aceh Tamiang, H.Hamdan Sati, ST untuk diproses sesuai dengan mekanisme dan ketentuan peraturan yang berlaku untuk diserahkan kepada Gubernur Aceh untuk diresmikan pengangkatannya. (soeparmin/stc)

Foto : Ketua DPRK(soeparmin/stc)

Turnamen Terbuka PC PBVSI Kab. Atam, Seumadam United Keluar Sebagai Juara

Written By Suara Tamiang on Selasa, 21 Oktober 2014 | 13.16

suara-tamiang.com - Karang Baru | Tim bola volly putri Seumadam United keluar sebagai juara pertama, pada Open Tournament Volly yang selenggarakan Persatuan Bola Volly Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (19/10) dilapangan RVC Desa Kesehatan Kecamatan Karang Baru. Setelah berhasil menumbangkan Bapor Rantau dengan Skor 3-1.

Pantauan STC di lapangan, permainan menarik ditampilkan oleh masing-masing tim dalam pertandingan tersebut, kedua tim yang diperkuat sejumlah pemain luar daerah menunjukkan skill yang luar biasa, sehingga laga yang seru menjadi perhatian ratusan pasang mata yang memadati lokasi pertandingan. Pada set pertama Bapor Rantau memimpin dengan angka 25-20.

Di set kedua stamina para pemain Bapor Rantau mulai kendur, kesempatan ini tidak disia-siakan  anak-anak Seumadam United untuk membalas kekalahan pada babak pertama, hasilnya skor imbang 1-1 dengan angka 25-11 dimenangkan Seumadam United, pertandingan yang dipimpin wasit Khaidir itu menjadi semakin seru.

Dengan memenangkan set kedua, membuat semangat tim binaan Ir Rusli yang menjabatManajer PT. Seumadam ini bertambah tinggi untuk meraih angka pada babak selanjutnya. Berkat kekompakan serta kerja keras para pemain Seumadam United, akhirnya Tim Bapor Rantau dipaksa menyerah, pada laga  ketiga dan keempat  dengan angka 25-16, 25-16.

Atas keberhasilan tersebut Tim Volly Seumadam United berhak menerima tropy dan uang pembinaan sebesar Rp. 5 juta sebagai peringkat pertama, disusul Tim Bapor Rantau diposisi kedua dengan hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 4 Juta. Sementara Tim Volly putri Tabina Langsa serta tim Bonas Tanah Terban harus puas menempati rangking tiga dan empat.

Pada kesempatan itu, Ketua PBVSI Aceh Tamiang, Ir. Rusli menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh panitia yang telah ikut serta dalam menyukseskan kegiatan tersebut, sekaligus menutup Open Tournament Volly  dengan memberikan Tropy dan uang pembinaan kepada Tim Juara Kedua, hadiah juara pertama diserahkan Kadisbudparpora atam yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Olahraga, Irpan. (Rico/Zunaidi)

Foto : Ilustrasi

Bupati Buka Kontes Modifikasi se - Aceh Tamiang

suara-tamiang.com, Aceh Tamiang | Bupati Aceh Tamiang H Hamdan Sati ST diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Amiruddin SE membuka kontes modifikasi sepedamotor se-Aceh Tamiang, Minggu (19/10) di lapangan alun-alun kantor bupati. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur dari Polres Aceh Taminag dan Dishubkominfo.

"Kita harapkan acara ini dapat menjadi pelopor keselamatan berlalulintas sekaligus sebagai langkah sosialisasi terhadap Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan," katanya.

Di hadapan undangan dan peserta, Amiruddin menyatakan kebanggaannya terhadap dua sekolah yang telah menerapkan tertib lalulintas di kalangan guru dan siswa, dan ini harus menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain serta organisasi motor yang ada di Aceh Tamiang.

Sementara Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang AKP Dhery Fajariandono mengatakan, safety riding merupakan salah satu bentuk sosialisasi dan aplikasi dari Undang-undang Nomor 22 tahun 2009, diharapkan tidak hanya selesai di situ tapi para pengendara terus mematuhi peraturan lalulintas. 

Mengenai kegiatan modifikasi ini, dia menanggapi positif, sebab itu merupakan kreativitas dan seni."Kreasi yang ditampilkan hanya untuk show atau bersifat kontes, serta untuk koleksi dan pajangan. 

Namun bila digunakan sebagai kendaraan sehari-hari tidak dibenarkan, karena telah terjadi perubahan bentuk, warna dan sebagainya," kata dia. (dede/stc)

Foto : Ilustrasi/motorplus-online

Banjir di Aceh Tamiang, Warga Terancam Mengungsi

suara-tamiang.com, Aceh Tamiang | Sedikitnya empat desa di wilayah hulu Kabupaten Aceh Tamiang terendam air setinggi 50 sentimeter pascahujan lebat mengguyur sebagian wilayah itu, Minggu (19/10) malam. 

Keempat desa yang terkena banjir yakni Desa Harumsari dan Serba di Kecamatan Tamiang Hulu, serta Desa Wonosari dan Jamborambong di Kecamatan Bandar Pusaka.Pantauan di lokasi, Senin (20/10), sejumlah warga tampak mengangkat barang perabotan rumahnya untuk dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi. 

Bukan hanya barang-barang dari dalam rumah, barang yang ada di luar rumah pun ikut diangkat.Mereka khawatir, jika air makin tinggi tidak akan sempat menyelamatkan harta benda yang berharga. 

Selain rumah masyarakat, ruas jalan utama meliputi empat desa tersebut juga digenangi air setinggi lutut orang dewasa.

Salah seorang warga Desa Wonosari menuturkan, hujan lebat yang turun sejak pukul 16.00 WIB sampai 23.00 WIB kemarin mengakibatkan air sungai yang melintasi desanya meluap sampai masuk ke permukiman.

"Banjir ini merupakan banjir kiriman dari kawasan Gunung Titi Akar, sehingga badan sungai yang meliputi empat desa tidak mampu menampung debit air," kata Nanok (45).

Menurutnya, air masuk ke rumahnya pada pukul 22.00 WIB dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa. 

Sejauh ini belum ada tanda-tanda dating bantuan dari pemerintah daerah. Sementara kondisi sekarang mereka terancam meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Kalau hari ini air tidak surut, saya terpaksa mengungsi," sambung Nanok.Camat Bandar Pusaka Abdul Manan SAg ketika dikonfirmasi mengatakan, Senin siang warganya sudah banyak kembali ke rumah masing-masing karena air sudah surut. 

Pihaknya sudah mengirim surat ke Dinas Sosial meminta bantuan sembako untuk korban banjir di Desa Jamborambong, namun hingga kemarin belum terealisasi.

Sementara Wakil Bupati Aceh Tamiang Drs Iskandar Zulkarnain MAP mengaku belum tahu musibah banjir yang melanda sejumlah desa tersebut.

"Belum ada laporan ke saya, tapi kalau banjirnya parah akan kami turunkan petugas BPBD untuk membantu," katanya.

Dikatakanya, memang sejumlah desa di dua kecamatan tersebut rawan banjir di musim penghujan. Sebaliknya di musim kemarau, selalu terancam kekeringan. 

Memang wilayah itu daerah perlintasan air, sehingga alur dan saluran air yang ada mudah meluap ke permukiman.

"Kami sudah usulkan membangun pintu air di Desa Alur Itam, jadi jika musim kemarau datang tidak kekeringan dan musim hujan air dapat dibuang ke daerah yang tidak ada penduduknya," kata Iskandar. (dede/stc)

Foto : Ilustrasi/mudagkj.org

Cabor Taekwondo Atam, Harumkan Bumi Muda Sedia di Tanah Deli

Written By Ucok Keling on Senin, 20 Oktober 2014 | 10.55

suara-tamiang.com, Aceh Tamiang | Cabang olahraga (Cabor) Taekwondo terus mengharumkan nama Kabupaten Aceh Tamiang berkat torehan prestasi di tingkat regional yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Pemuda Sumatera Utara, 11-12 Oktober 2014 lalu.
 
Tujuh Atlet Taekwondo sukses  mengukir prestasi dengan memboyong 3 medali Emas, 3 Perak dan 1 Perunggu, padakejuaran Taekwondo tingkat  Regional di Gedung Olahraga (GOR) Pemuda  Medan. Ungkap Trainer Syafruddin.
 
Dikatakan Trainer Syafruddin, tiga medali emas disumbangkan oleh Aulia Ramadhani siswa SMAN I Karang Baru, di nomor Poomsae (jurus) individu sekaligus dinobatkan sebagai Poomsae terbaik. Debi Clarisa Iskandar Siswi MAN Kualasimpang dinomor Kyorugi (tarung), dan Wahyu siswa SMPN I Tualang Cut Class Kyorugi pra junior.
 
Kemudian kata Trainer Syafruddin, medali Perak diraih olehKanita Cahya Tamiang dan Camelia Ariza Favari keduanya masih pelajar SD. Kemudian, Septia Ningsih Siswi SMKN 1 Karang Baru, masing-masing di Class Under 22, 28, dan 35 Kg.
 
Sementara itu medali perunggu di dapat dari Class junior putra 35 Kg, yang disumbangkan Muhammad Alif Khaidir Siswa SMPN Percontohansebutnya.
 
Menurut Syafruddin, dalam kejuruan Taekwondo yang memperebutkan Piala Almarhum Faisal itu, pihaknya mengirimkan sebanyak sembilan atlet untuk ikut berlaga. Namun dua diantaranya gagal untuk meraih hasil maksimal.
 
“Keberhasilan ini tidak terlepas dukungan baik moril maupun materil Ketua Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Kabupaten Aceh Tamiang, H.M. Jhoni Evita, SE dan Abdul Muluk yang menjabat sebagai wakil ketua”, ujarnya.
 
Atas torehan prestasi di cabang olahraga taekwondo ini, Hamdan Sati selaku Ketua Umum KONI dan juga Bupati Aceh Tamiang ketika diminta tanggapannya via SMS enggan memberikan komentar. 

Sementara besar harapan atlet yang telah ikut mengharumkan Bumi Muda Sedia julukan Aceh Tamiang ada sesuatu yang bisa diberikan oleh Ketua Umum KONI itu.
 
“Lucu juga Ketua Umum KONI ini, seharusnya bangga atas prestasi putra putri yang diraih diluar daerahTetapi, tidak ada respon dari Hamdan Sati yang juga Bupati Aceh Tamiang, walaupun tidak bisa memberikan dalam bentuk materi sekurang-kurangnya ucapan selamat untuk menyejukkan hati atlet taekwondo pasca berlaga”. Ungkap pemerhati olahraga senior Aceh Tamiang.
 
Pejabat terkait bidang olahraga di Kabupaten Aceh Tamiang Yetno, S.Pd kepada Realitas, Jum’at (17/10) mengatakan keberhasilan atlet taekwondo ini meraih prestasi perlu mendapatkan apresiasi.
 
Terkait hal itu, saat ditemui salah seorang atlet sangat besar harapannya kepada Yetno, S.Pd selaku pejabat Disbudparpora Aceh Tamiang, minimal ada sesuatu yang menyejukkan hati pasca berlaga di tingkat regional. Meskipun hanya berbentuk dukungan moril kepada atlet taekwondo. (ra.rf/ra.zn)

Foto : Raih Medali; Muhammad Alif Khaidir berhasil meraih pada kejuaraan taekwondo di tingkat regional.(Realitas/Rico/Zunaidi)
.
.
 
Support : Jasa Design Blogger Template | Free Template
Copyright © 2011. Suara Tamiang - All Rights Reserved