Headlines News :

BERITA TERKINI

Aceh Tamiang Mengalami Krisis Lingkungan

Written By Suara Tamiang on Kamis, 24 Juli 2014 | 14.03

M. Hendra Vramenia | STC

KARANG BARU - Momentum bulan suci Ramadhan 1435 H dimanfaatkan oleh Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) untuk mengajak semua pihak menyelamatkan masa depan hutan di Aceh Tamiang dengan menyelenggarakan sebuah forum diskusi lintas sektoral antara Pemerintah – Masyarakat -LSM di Aceh Tamiang pada Rabu (23/7/2014) bertempat di Aula Hotel Grand Arya Karang Baru. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menyambung silaturahmi dengan semua pihak di Aceh Tamiang, sekaligus mengadakan buka puasa bersama.

“Forum ini bertujuan agar semua pihak punya kesepahaman yang sama untuk menjaga sisa hutan yang ada di Aceh Tamiang” kata Ilyas, Project Manager Yayasan HAkA.

Menurut Ilyas, dari hasil diskusi ini memperlihatkan bahwa Aceh Tamiang sedang mengalami krisis lingkungan yang parah, kerusakan hutan di Hulu dan Hilir DAS Tamiang semakin tidak terkontrol.

Dalam acara ini,hadir dua orang narasumber yang memberikan masukan positif terhadap pengelolaan hutan secara lestari di Aceh Tamiang yaitu Kabid Planologi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Aceh Tamiang Sofia Adriani, SP,MP  dan peraih penghargaan Internasional Goldman Environmental Prize 2014 di Amerika Serikat Rudi H.Putra.

Kabid Planologi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Aceh Tamiang Sofia Adriani, SP,MP  menyampaikan materi tentang prinsip-prinsip pengelolaan hutan secara lestari,sedangkan Rudi H Putra,Putra Seruway yang baru saja memperoleh penghargaan Internasional Goldman Environmental Prize 2014 di Amerika Serikat  menyampaikan materi tentang gagasannya untuk menyelamatkan hutan Aceh Tamiang demi kepentingan dan kesejahteran masyarakat Aceh Tamiang.

Para peserta diskusi memperlihatkan antusiasme yang tinggi, salah satunya adalah Datok Penghulu Desa Pusung Kapal Kecamatan Seruway Hamzah dalam kesempatan tersebut  mengatakan bahwa kerusakan lingkungan memang benar-benar terjadi yang memebawa kemunduran ekonomi masyarakat. Kerusakan hutan bakau yang terjadi di daerahnya akibat dari pembalakan liar dan konversi yang tidak terkendali telah mengurangi hasil tangkapan ikan nelayan. Beliau bersama dengan masyarakat lainnya, melakukan aksi bersama menanam bakau di lahan seluas 400 Ha untuk menyelamatkan kehidupan masyarakat yang bergantung pada hutan bakau.

Peserta lainnya yakni Datok Desa Batu Bedulang Kecamatan Bandar Pusaka Ahmad Zais dalam kesempatan tersebut menilai, kerusakan hutan di Aceh Tamiang telah menghancurkan kehidupan masyarakat. Kampung-kampung yang dulu berada di pinggir sungai saat ini harus di relokasi akibat banjir yang terus menerus terjadi setiap tahunnya. Kerusakan hutan ini disebabkan oleh pihak perusahaan perkebunan dan pemodal besar. Lanjutnya lagi, kemampuan masyarakat untuk merambah kawasan hutan tidak sebanding dengan kekuatan perusahaan yang memiliki banyak uang. 

Sementara Project Officer kegiatan ini, Faisal Selian mengatakan acara ini terselenggara atas kerjasama Yayasan HAkA dengan The Asia Foundation (TAF) dengan tujuan untuk mengurangi laju deforestasi dan degradasi lahan dengan memperkuat peran pemerintah dalam pengelolaan hutan secara lestari dan melibatkan peran aktif semua pihak terutama masyarakat lokal”. Kegiatan ini akan diadakan setiap bulannya sampai enam bulan ke depan dan akan melibatkan semua stakeholder pengambil keputusan.

“Semoga hasil akhir dari forum ini dapat menciptakan suatu model pengelolaan hutan lestari yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Aceh Tamiang” jelasnya. (***)

Perangkat Desa Tanjung Geulumpang Kawal Ketat Proses Pembangunan Proyek PU

Written By Ucok Keling on Selasa, 22 Juli 2014 | 16.09

SOEPARMIN | STC

ACEH TAMIANG | Pj Datok Penghulu (Kepala Desa) Kampung TanjungGeulumpang Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang, Burhanuddin meminta Pemkab Aceh Tamiang, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat untuk memberikan pengawasan ketat terhadap proses pengerjaan proyek pembangunan pengerasan jalan beserta paret, talud dan gorong gorong yang merupakan satu peket dengan pekerjaan pengerasan jalan tersebut.

"Kami berharap jangan sampai ada satu jenis pekerjaanpun yang dikerjakan asal asalan atau tidak sesuai dengan yang ditentukan dalam RAB", ujar Burhanuddin yang didampingi kaur Pembangunan, M.Najib, Kaur Umum, Baktiar dan seorang unsur dari anggota LKMK, M.Nurdin Irfan.selaku sosial kontrol untuk bersama sama mengontrol jalannya pembangunan yang dikerjakan oleh CV Bina Aura Perdana diKampung Tanjung Geulumpang tersebut.

"Secara teknis kami tidak memahami, tetapi kalau pada tingkat kewajaran secara umum, kemungkinan pengerasan jalan tersebut, ketebalannya  jauh masih kurang dari ketentuan", sambung Pj Datok Burhanuddin saat ditemui dikediamannya, Sabtu (19/7).

Harapan Pj Datok berkacamata bingkai tebal dalam upaya mengantisipasi terjadinya hal hal negatif terhadap pelaksanaan pengerjaan proyek dimaksud memang pantas didukung, sebab tidak jarang para kontraktor yang mengerjakan proyek didaerah pedalaman diduga nakal dengan cara mengurangi volume pekrjaan. 

Namun sulit untuk ditebak maksud dan tujuan Dinas PU Aceh Tamiang dalam membuat papan nama plank proyek pembangunan jalan Lubuk sidup - sekumur tersebut. 

Meskipun proyek yang dananya sebesar RP 1,708,600,000 dan bersumber dari dana OTSUS (APBKA)tahun 2014 itu nilai dan perusahaan penyedia jasanya tercatat dipapan plank proyek,namun nama Konsultan pengawas serta volume pekerjaan tidak ada tercatat. 

Masyarakat awam disana memiliki anggapan bahwa, dengan tidak dibuatnya volume pekerjaan pada papan plank proyek, diduga hanya sebagai sarana untuk mempermuda mengelabui masyarakat terhadap kisaran volume pekerjaan pengerasan jalan serta pembuatan paret beton, gorong gorong dan talud pencegah longsor pada badan jalan.

Terkait pembangunan pengerasan jalan serta unit pekerjaan lain yang merupakan bagian dari paket proyek dimaksud Kabid Bina Program PU Aceh Tamiang Baihaki Ahyat MT dikonfirmasi, Minggu (20/7)mengarahkan agar mengkonfirmasi Pejabat Pembuat Terknis Kerja (PPTK)Rahmad. Dihari yang sama, Rahmad melalui ponselnya mengatakan, pekerjaan yang di Tanjung Geulumpang masih dalam tahap pengerjaan, dia mengakui pekerjaan lain selain pembangunan jalan didesa itu belum dikerjakan. 

"Setelah Lebaran Idul Fitri, pekerjaan akan dilanjutkan, kalau ketebalan penimbunan pengerasannya setinggi 20 cm", ujarnya seraya menambahkan pengerasan jalan yang belum cukup ukuran ketebalannya akan dilakukan penimbunan kembali.(***)

Foto; pelang nama proyek(soeparmin | stc)

September, E-KTP Dicetak di Kabupaten Aceh Tamiang

KARANG BARU | STC - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  Kabupaten Aceh Tamiang, Ansharuddin mengatakan hasil perekaman E-KTP pada bulan September 2014 tidak lagi dikirim ke Jakarta, melainkan akan dicetak langsung  di kabupaten.

Dengan demikian diharapkan proses pembuatan e-KTP ini tidak lagi memakan waktu lama.Kalau selama ini bisa memakan waktu selama 6 bulan baru selesai, namun bila dicetak di kabupaten atau dikantor  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil diperkirakan bisa rampung hanya dalam waktu 15 hari.

” Saat ini kita semua sudah siap, hanya menunggu blanko e-KTP dari pusat.” Ujar Ansharuddin.Menurut Ansharuddin, perekaman E-KTP di kabupaten Aceh Tamiang hingga saat  ini telah terealisasi sekitar 90 persen dari jumlah wajib KTP sebanyak 189.008 orang.

Kendati telah berupaya maksimal, namun dalam perekaman E-KTP ini lanjut Ansharuddin pihaknya masih  mengalami berbagai hambatan sehingga terjadi keterlambatan.

Padahal sebelumnya untuk mempercepat proses pembuatan E-KTP tersebut pihaknya  membentuk Tim yang terjun langsung ke desa-desa yang warganya masih banyak  belum merekam E- KTP-nya. Selain melakukan perekaman E-KTP, Tim juga melayani pembuatan KK dan akte kelahiran.(Sumatra ekspres/urd)

Foto: e-ktp(sumatra ekspres)

Pertamina EP Pangkalan Susu Buka Puasa Bersama dan Santuni 100 Anak Yatim.

M.Hendra Vramenia | STC

LANGKAT | PT.Pertamina EP Pangkalan Susu mengadakan acara buka puasa bersama sekaligus menyantuni anak yatim sebanyak 100 Orang yang berasal dari sejumlah Desa di   Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat. 

Acara dilaksanakan di rumah dinas perusahan Pangkalan Susu Field  Manager,Kamis(18/7)
yang dihadiri oleh Field Manager PT.Pertamina EP.


Pangkalan Susu Dirasani Thaib, manajemen dan pekerja Field Pangkalan Susu, manajemen Field Rantau, Muspika Kecamatan Pangkalan Susu, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. 
 

Hal tersebut disampaikan oleh Public & Goverment Relation Staff PT.Pertamina EP Pangkalan Susu Rusmidah melalui Pres Release yang di terima oleh STC.
 

Menurut Rusmidah acara buka puasa bersama stakeholder yang dilaksanakan untuk menjalin silaturahmi antara pekerja, mitra kerja, manajemen dan pekerja  Field Pangkalan Susu dan manajemen Field Rantau, Muspika Kecamatan Pangkalan Susu, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
 

"Acara  dikemas dengan berbuka puasa bersama  yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an, penyerahan santunan kepada 100 anak yatim di sekitar wilayah operasi perusahaan, dirangkai dengan siraman rohani oleh ustad  Drs.H.Mahlil Mahda, sholat maghrib berjama’ah, dan makan malam bersama",jelas Rusmidah.
 

Sementara itu Field Manager PT.Pertamina EP Pangkalan Susu Dirasani Thaib dalam kata sambutannya menyampaikan melalui moment ramadhan mari kita jadikan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan performance kita dan terus berusaha untuk menjadi lebih baik lagi kedepan sebagai wujud tanggung jawab kepada perusahaan dan Allah SWT dan kami berharap santunan yang diberikan ini akan bermanfaat dan memberi keceriaan bagi anak-anak yang menerimanya.
 

Dalam kesempatan tersebut Ustad Drs.H.Mahlil Mahda dalam ceramahnya menjelaskan tujuan utama dari ibadah puasa adalah memantapkan keimanan kepada Allah SWT sehingga keimanan itu menjelma menjadi ketaqwaan.
 

"Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, setiap ibadah yang kita kerjakan akan diganjar dengan pahala yang berlipat ganda, untuk itu  beliau menghimbau umat muslim untuk memperbanyak ibadah yang diantaranya dengan bekerja dengan semangat  karena bekerja merupakan bagian dari ibadah dan memperbanyak sedekah"ujar Ustad Drs.H.Mahlil Mahda.(***)

Foto: PT.Pertamina EP Pangkalan Susu mengadakan acara buka puasa bersama sekaligus menyantuni anak yatim sebanyak 100 Orang yang berasal dari sejumlah Desa di   Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat.(M.Hendra Vramenia | STC)

PAD Aceh Tamiang Sudah Terealisir 62%


INDRA | STC

ACEH TAMIANG | Pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang yang sudah tercapai sejauh ini sekitar 62% atau setara Rp 49,5 miliar, dari jumlah yang ditargetkan. 

Capaian tersebut tercatat hingga Juni 2014 berdasarkan laporan triwulan kedua Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Asset (DPPKA) Kabupaten Aceh Tamiang. 

Menurut keterangan yang diperoleh dari Kepala Bidang Pendapatan Kantor DPPKA Aceh Tamiang Husein SSos, capaian PAD pada tahun ini sesuai laporan triwulan kedua sudah mampu terpenuhi yakni berkisar Rp 30,5 miliar dari target Rp 49,5 miluar yang ditetapkan dalam APBK 2014.

Husein mengatakan, pencapaian tersebut dinominasi dari sektor pajak dan retribusi penerimaan pendapatan pada sektor pelayanan kesehatan, pertambangan, kebersihan, perhubungan, Diskoperindagkop, kelautan dan perikanan, serta pengelolaan aset daerah seperti sewa tanah dan bangunan, alat berat, bus sekolah serta sektor jasa lain.

"Akhir tahun berjalan diperkirakan PAD 2014 akan tercapai 100%. Bila dilihat dari perolehan 62% tersebut tentu sisa 38% lagi akan mampu dicapai. Bahkan bisa saja pencapaian PAD melebih target, berkisar 10%. 

Perkiraanya, penerimaan pendapatan pajak dan retribusi akan meningkat dengan asumsi proyeksi adanya perubahan data yang menyangkut pajak dan retri-busi seperti dari sektor penerimaan pajak BPHTB dan PBB," papar Husein Jumat (18/7) di ruang kerjanya.

Sambung Husein, perkiraan pendapatan melebihi dari yang ditargetkan tersebut dapat dicapai bila didukung oleh data yang akurat terhadap sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBBP2).

"Di mana pada tahun ini pemerintah daerah baru mendapat kewenangan dari pemerintah pusat untuk memungut dan mengelola langsung pajak tersebut," katanya, sembari membuka lembaran laporan penerimaan PAD 2014.Diharapkannya, pada akhir tahun nanti akan ada penerimaan pendapatan pada sektor lain. 

"Biasanya selesai pelaksanaan pekerjaan berbagai proyek pembangunan akan masuk sumber pendapatan lain," kata Husein.(***)

Foto: Ilustrasi/merdeka.com

Ini yang Akan Dilawan Forum Ulama Jika Jokowi-JK Menang

Written By Suara Tamiang on Senin, 21 Juli 2014 | 22.28

JAKARTA | STC - Beberapa rencana politik Jokowi-JK akan dilawan oleh Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) jika pasangan tersebut memenangkan pemilu dan terpilih menjadi presiden. Yakni, kebijakan politik yang dinilai mengganggu umat Islam.

"Kalau Jokowi-JK jadi presiden tentu kita sebagai rakyat akan mendukung. Tetapi, jika rencana-rencana politik mereka selama kampanye dilaksanakan setelah mereka menjadi presiden akan kita lawan," kata Ketua FUUI KH Athian Ali saat dihubungi Republika, Senin (21/7).

Menurut Athian, beberapa rencana politik yang dikampanyekan Jokowi-JK maupun timnya bertentangan dengan umat Islam. Di antaranya, soal rencana penghapusan perda syariah di beberapa daerah kecuali di Aceh dan melegalkan Syiah dan Ahmadiyah sebagai agama baru di Indonesia.

"Rencana politik ini yang akan kita lawan. Jadi kita bukan mengharamkan memilih Jokowi-JK secara pribadi,  tapi mengharamkan rencana politik mereka yang seperti itu. Dan itu dinyatakan oleh orang-orang di sekitar Jokowi-JK," katanya.

Ia mengatakan, rencana politik kubu Jokowi-JK seperti itu selain bertentangan dengan Islam tapi juga bertentangan dengan undang-undang negara. Misalnya, soal rencana penghapusan perda bernuansa syariah yang didukung oleh undang-undang otonomi daerah.

Athian kembali menegaskan, keputusan FUUI ini bukan dalam agenda dukung-mendukung calon. Karena, FUUI tak pernah masuk dalam ranah politik praktis.

"Saya perlu pertegas, ini tidak dalam posisi dukung mendukung salah satu calon, kami berkomitmen hanya untuk memikirkan umat, kami bersih dari kepentingan politik praktis," ujar Athian.

Seperti diketahui, beberapa waktu sebelum pilpres, FUUI mengeluarkan maklumat haram untuk memilih pasangan Jokowi-JK dalam Pilpres mendatang. Alasannya, pasangan itu dianggap meresahkan dan mengancam eksistensi umat Islam. Pasangan itu juga dinilai akan berpotensi menciptakan iklim sentimen keagamaan yang dapat bermuara pada konflik horizontal. 

Penilaian itu muncul atas keputusan dan rencana politik yang selama ini telah dinyatakan secara terbuka, baik oleh institusi maupun oleh tim sukses bila pasangan itu berhasil terpilih. FUUI yang selama ini menyatakan bersih dari politik praktis, kini merasa wajib untuk memberikan pandangannya. Pihaknya menyatakan, sikap itu muncul agar umat Islam tidak salah dalam memilih pemimpin. (republika)

PPNI Aceh Tamiang Galang Dana bagi Palestina

INDRA | STC

KUALASIMPANG | Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DPC Aceh Tamiang melakukan penggalangan dana peduli Palestina. 

Aksi puncak dilakukan di Simpang Kelana Lampu Merah, Kualasimpang, Jumat (18/7). Sejumlah perawat dengan mengenakan atribut Bakti Husada mengusung kotak sumbangan kepada setiap pengendara kendaraan. 

Aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap musibah yang telah menimpa saudara seiman di Jalur Gaza, Palestina, dari kekejaman pasukan Israel.

Koordinator Lapangan PPNI DPC Aceh Tamiang Arif Santana Umar mengatakan, sebelumnya aksi sudah dilakukan dari tanggal 16 Juli. 

"Aksi social ini akan dilanjutkan kembali, sesuai rencana ke pihak pemerintah kabupaten dan door to door ke masing-masing dinas," ucapnya.Arif menyebutkan, dari hasil penggalangan dana hingga Jumat kemarin sudah terkumpul Rp 27,5 juta, jumlah tersebut sudah termasuk sumbangan internal perawat dari dua puskesmas yakni Puskemas Sapta Jaya dan Karang Baru. 

"Selanjutnya dari puskesmas lain juga ada dilakukan pengalangan dana," katanya.Disebutkan, dana yang terkumpul akan disalurkan ke rekening Mer-C Indonesia di Palestina yang fasilitas rumah sakitnya masih minim.

"Harapan kami bantuan ini dapat membantu penderitaan dan mengurangi beban para korban kekejian Israel di Palestina," ucpnya.(***)

Foto: galang dana Salah satu perawat RSUD Aceh Tamiang dalam aksi gelar penggalangan dana Peduli Palestina yang berlangsung,Jumat,(18/7) di Simpang Kelana Lampu merah Kota Kualasimpang.(indra | stc)

Ini Hasil Lengkap Rekapitulasi Suara Pilpres di 33 KPU Provinsi

Written By Suara Tamiang on Minggu, 20 Juli 2014 | 15.27

Jakarta | STC - Rekapitulasi perhitungan suara hasil Pilpres 2014 di Luar Negeri dan di 33 KPU tingkat Provinsi telah selesai seluruhnya. KPU Provinsi DKI Jakarta adalah yang terakhir menyelesaikan rapat pleno rekapitulasinya pada Minggu (20/7) dini hari.

Hasilnya, Prabowo-Hatta meraih 62.485.237 suara dan Jokowi-JK meraih 70.923.084 suara. Dengan demikian, untuk sementara pasangan Jokowi-JK unggul atas Prabowo-Hatta dengan selisih suara sekitar 8,4 juta.

Pasangan Prabowo-Hatta unggul di 10 KPU Provinsi, termasuk Aceh, Sumbar, Sumsel, Banten, dan Jabar. Sedangkan Jokowi-JK menang di luar negeri dan di 23 KPU tingkat provinsi, termasuk DKI Jakarta, Jateng, Jatim, Bali, dan Sulsel.

Provinsi di seluruh Indonesia berjumlah 34, namun rekapitulasi perhitungan suara untuk Kalimantan Utara masih digabung di Kalimantan Timur sehingga jumlah KPU Provinsi masih 33.

Hasil rekapitulasi suara di 33 KPU tingkat provinsi tersebut akan diverifikasi dan dilakukan rekapitulasi secara nasional dalam rapat pleno di Gedung KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta, yang dilaksanakan mulai Minggu (20/7) hari ini hingga Selasa (22 Juli 2014).

Berikut ini adalah hasil lengkap rekapitulasi perhitungan suara Pilpres 2014 di luar negeri dan di 33 KPU Provinsi seluruh Indonesia.


No.

Provinsi
Nomor Urut 1
Prabowo-Hatta Rajasa
Nomor Urut 2
Jokowi-Jusuf Kalla
Suara Sah
Persentase
Suara Sah
Persentase
1
Aceh
1.089.290
54,39%
913.309
45,61%
2
Sumut
2.831.514
44,75%
3.494.835
55,24%
3
Riau
1.349.338
50,12%
1.342.817
49,88%
4
Kep. Riau
332.908
40,36%
491.819 
59,64%
5
Sumbar
1.797.505
76,92%
539.308
23,08%
6
Jambi
861.316
49,25%
897.787
50,75%
7
Bengkulu
433.173
45,27%
523.669
54,63%
8
Sumsel
2.132.163
51,26%
2.027.049
48,74%
9
Bangka Belitung
200.706
32,74%
412.359
67,26%
10
Lampung
2.033.924
46,93%
2.299.889
53,07%
11
Banten
3.192.671
57,10%
2.398.631
42, 90%
12
DKI Jakarta
2.528.064
46,9%
2.859.894
53,1%
13
Jawa Barat
14.167.381
59,78%
9.530.315
40,22%
14
Jawa Tengah
6.485.720
33,35%
12.959.540
66,65%
15
DIY
977.342
44,19%
1.234.249
55,81%
16
Jawa Timur
10.277.088
46,83%
11.668.313
53,17%
17
Kalbar
1.032.354
39,62%
1.573.946
60,38%
18
Kaltim & Kaltara
687.734
36,62%
1.190.156
63,38%
19
Kalteng
468.277
40,21%
696.199
59,79%
20
Kalsel
941.809
50,05%
939.748
49,95%
21
Sulawesi Utara
620.095
46,12%
724.553
53,88%
22
Gorontalo
378.735
63,10%
221.497
36,90%
23
Sulteng
631.859
45,13%
768.091
54,87%
24
Sultra
511.134
45,10%
622.217
54,90%
25
Sulawesi Barat
165.494
26,63%
456.021
73,37%
26
Sulsel
1.214.857
28,58%
3.037.026
71,42%
27
Bali
614.241
28,58%
1.535.110
71,42%
28
NTB
1.844.178
71,76%
701.238
28,24%
29
NTT
769.391
34,08%
1.488.076
65,92%
30
Maluku
352.924
48,99%
367.425
51,01%
31
Maluku Utara
306.792
54,45%
256.601
45,55%
32
Papua
769.132
27,51%
2.026.735
72,49%
33
Papua Barat
172.528
32,37%
360.379
67,63%
34
Luar Negeri
313.600
46,26%
364.283
53,74%
JUMLAH
62.485.237
46,84%
70.923.084
53,16%
 SUARA SAH
133.408.321


Sumber : sayangi.com 
.
.
 
Support : Jasa Design Blogger Template | Free Template
Copyright © 2011. Suara Tamiang - All Rights Reserved