Headlines News :

BERITA TERKINI

Seekor Anjing Jadi Juri di Pengadilan AS

Written By Suara Tamiang on Kamis, 24 April 2014 | 16.58

STC - Seorang staf pengadilan melakukan kesalahan saat membuat surat panggilan sebagai juri di pengadilan Cumberland County di New Jersey, Amerika Serikat (AS). Pasalnya staf pengadilan itu melayangkan surat panggilan tersebut ke seekor anjing.

Barrett Griner IV, mengatakan bahwa dia mendapatkan surat panggilan sebagai juri di pengadilan Cumberland County pada 18 April 2014 yang ditujukan kepada "IV Griner" nama anjingnya yang berusia 5 tahun.

"Ini sangat lucu, Saya mendapat email untuk anjing saya," ungkap Barrett. Demikian dilansir Reuters, Jumat (18/4/2014).

Salah seorang staf administratif pengadilan, Mark Sprock, mengatakan bahwa pengadilan tidak meminta seekor anjing untuk menjadi juri. Ini hanyalah kesalahan sistem komputer yang salah membaca Griner IV menjadi IV Griner.

"Biasanya seseorang yang salah mendapatkan panggilan sebagai juri dapat menghubungi kantor pengadilan dan kesalahan akan diperbaiki," ujar Sprock. | OkeZone

Skateboard Berlapis Emas Dijual Rp173 juta

STC - Sebuah skateboard yang dibuat dari lapisan emas murni ini dijual dengan harga 9.000 poundsterling atau sekira Rp173 juta (Rp19.225 per poundsterling). Skateboard emas yang diciptakan oleh seorang desainer Matthew Willet, berhasil menjadi skateboard termahal di dunia.

Willet membuat skateboard yang unik ini untuk New York skateboard shop SHUT. Willet mengatakan bahwa skateboard ini sangat fungsional, meski dilapisi dengan emas bukan berarti skateboard tidak bisa dimainkan.

Namun, pembeli yang beruntung harus memakai sarung tangan khusus saat memegangnya agar lapisan emas murni ini tidak cepat luntur.

"Ketika saya membuat skateboard ini awalnya banyak mengalami kegagalan, tapi akhirnya saya mampu membuat skateboard yang sangat menakjubkan," ujar Willet. Demikian dilansir Daily Mail, Kamis (17/4/2014).

"Ketika Anda berada di kamar bersama dengan skateboard ini, Anda tidak dapat melewatkan efek glowing-nya," tambahnya. | OkeZone

Money Politik Caleg DPRK Aceh Tamiang Dilaporkan, Komisi A Pansus Ke Panwaslu

SOEPARMIN | STC

KARANG BARU | Komisi A DPRK Aceh Tamiang kemarin, Senin (22/4) melakukan Pansus ke Panwaslu. Hal itu dilakukan berkat adanya pengaduan masyarakat terkait laporannya ke Panwaslu terhadap sejumlah caleg yang melakukan praktik money politik menjelang pemilu. 

"Kedatangan kami ke Panwas ini secara resmi dalam rangka Pansus yang menyikapi laporan masyarakat dari sejumlah Kecamatan untuk menanyakan kepada Panwaslu, sampai sejauh mana pihaknya dalam memproses laporan masyarakat terhadap kasus money politik yang dilakukan beberapa orang caleg", ungkap Ketua Komisi A, Jafar Ketong,SE menjawab Anggota DPRK Aceh Tamiang dari Komisi A yang terdiri dari Jafar Ketong SE, (Ketua Komisi A), Bukhari, SE, (Sekretaris), Muhammad Usman (anggota) dan Sahlan, (anggota) diterima Kepala Sekretariat Panwaslu, Jabat Sumbada, SP. 

Diruangan kerja Jabat, tim Pansus Komisi A hanya sekedar menyampaikan ikhwal perkembangan proses penanganan kasus caleg yang tertangkap tangan melakukan money politik serta kasus lainnya. 

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Sekretariat Panwaslu, Jabat Sumbada tidak dapat memberikan keterangan sesuai yang diharapkan. Hal itu disebabkan, pihak Panwas yang menangani hal dimaksud tidak berada ditempat karena sedang Dinas Luar (DL) ke Banda Aceh. 

"Posisi saya hanya sebagai Kepala Sekretariat Panwaslu, jadi saya tidak memiliki kapasitas untuk menerangkan hal hal yang bukan bidang saya", ujar Jabat dihadapan Tim Pansus DPRK.

Karena Ketua Panwaslu, Saiful Alam,SE serta 2 orang anggotanya masih berada di Banda Aceh. Direncanakan tim Pansus akan kembali ke panwaslu,untuk menindaklanjuti kunjungan Pansusnya setelah pihak Panwaslu kembali ke Aceh Tamiang. (***)

Foto: Tim Pansus(Soeparmin/stc)

Di Aceh Tamiang, Simpatisan Partai Aceh keroyok Pimpinan Dayah

Written By Ucok Keling on Selasa, 22 April 2014 | 16.41

ACEH TAMIANG | STC - Akibat tidak mendukung Partai Aceh (PA) tiga Teungku Dayah diduga dianiaya oleh 7 orang kader (simpatisan) Partai Aceh. Akibat penganiayaan tersebut yang terjadi pada Minggu malam (19/4) saat ceramah agama memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW di pondok pesangtren Darul Huda.

Hal kejadian tersebut dilakukan oleh 7 orang yang diduga kuat kader (simpatisan) Partai Aceh (PA) terhadap pimpinan Dayah (Pesangtren) Darul Islah Teungku Rasyib, warga Gampong Beurandeh, dan pimpinan pondok pesantren (Dayah) Darul Huda Teungku Hamdani warga Gampong Mesjid, pemukiman Manyak Payet, Kecamatan Manyak Payet, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Serta seorang penceramah Maulid Teungku Nasruddin, dari Kecamatan Jeunib Kabupaten Bireun, Aceh.

Menurut beberapa tokoh masyarakat Gampoeng (desa) setempat yang tidak mau di tulis namanya pada awak media ini mengatakan, pada malam kejadian Tgk. Nasruddin diundang oleh Tgk. Hamdani untuk mengisi ceramah Maulid Nabi di pesantren Darul Huda, dalam ceramah tersebut sang ustad mengupas tentang ajaran sesat.

Dalam ceramah Tgk. Nasruddin mengupas tentang ajaran sesat yang saat ini berkembang di masyarakat, dengan tidak sengaja sang Ustad menyebutkan nama salah seorang Teungku SB, dengan bahasa SB itu, dulunya juga pernah menuntut (belajar) di tempat saya belajar, sebut Nasruddin dalam ceramahnya.

Hasil investigasi awak media ini (Berita Hukum.com-red) di pesantren Darul Huda Minggu malam (20/4) terlihat puluhan santri berjaga-jaga untuk mengantisipasi kejadian selanjutnya. Menurut Tgk. Hamdani saat di temui awak media ini di Dayah tersebut mengatakan, "kami tidak tahu apa salah kami, memang benar dua tahun yang lalu, dia SB pernah di proses terkait dugaan praktek aliran sesat, namun hingga saat ini belum ada kejelasan," ujar Tgk. Hamdani.

Menurut Tgk. Hamdani lagi, "Saya bersama Tgk. Rasyib dan Tgk. Nasruddin sedang duduk usai ceramah, di kabari ada oknum dari Partai Aceh (PA) ingin ketemu, dan kami persilakan, setelah ketemu dengan mereka kami di paksa ke Menasah. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginin kami dengan menggunakan Mobil Kijang RGX milik Tgk. Nasruddin langsung berangkat. Di jalan rombongan terus di cegat, sehingga sampai di pintu pagar menasah, kami lihat tidak ada sipapun di sana, mobil kami di lempar dengan batu, kami di paksa turun, "sebut Tgk. Hamdani. 

"Kami, lansung di pukul dengan membabi buta, yang mengakibatkan Kepala dan bibir Tgk. Hamdani pecah. Saya mengenal semua pelaku, mereka adalah orang-orang Partai Aceh (PA) masing-masing AD, SR, ML, MF, SL, NJ, dan T. Hal tersebut diduga karena didepan Pondok Pesantren saya ada baliho Caleg DPR-RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), itupun saya cuma membagi-bagikan kartu nama saja, "pungkas Tgk. Hamdani.(the globe journal)


Foto: Ilustrasi/tribunnews.com

Hasil Akhir Perolehan Suara DPRK Aceh Tamiang


M.Hendra Vramenia | STC

KARANG BARU | Hasil akhir rekapitulasi perolehan suara pemilu legislatif untuk DPR Kabupaten Aceh Tamiang telah diplenokan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tamiang di Aula Gedung Utama DPRK Aceh Tamiang Karang Baru -Aceh Tamiang, Senin 21 April 2014, Partai Aceh diperkirakan memperoleh 6 (Enam) kursi DPRK, disusul oleh Partai PAN 3 (Tiga) Kursi DPRK dan Partai Demokrat 3 (Tiga) Kursi DPRK dan diikuti oleh partai lain.

“Rekapitulasi perolehan suara hasil pleno itu sudah kita kirim ke KIP Aceh. Sesuai jadwal, rapat pleno penetapan kursi DPRK Aceh Tamiang akan digelar pada 11-13 Mei 2014. Kemungkinan kita gelar tanggal 11 Mei nanti,” ujar Komisioner KIP Aceh Tamiang Ir. Izuddin kepada Suara Tamiang.

Lebih Lanjut Izuddin mengatakan diharapkan setiap partai politik agar dapat menyerahkan laporan penerimaan dan pengeluaraan dana Kampanye paling telat hari Kamis, Tanggal 24 April 2014 pukul 18.00 WIB.

Berikut rekapitulasi perolehan suara untuk DPRK Aceh Tamiang per Dapil.

Daerah Pemiliha (Dapil) I meliputin kecamatan Kota Kuala Simpang, Sekrak, Karang Baru dan Kecamatan Rantau.

Jumlah suara sah partai dan suara calon sebegai berikut:
1. Nasdem: 3.586 
2. PKB: 1.236
3. PKS: 3.317
4. PDI-P : 2.215
5. Golkar: 5.130
6. Gerindra: 3.863
7. Demokrat: 4.424
8. PAN :  5.609
9. PPP  : 3.869
10. Hanura : 2.284
11. PDA.  : 1.331
12. PNA. : 1.278
13. PA.    : 6.754
14. PBB.  : 351
15. PKPI.  :  1976

Jumlah suara sah seluruh partai politik: 47.242 dan jumlah suara tidak sah: 2.127 suara. Serta jumlah suara sah dan tidak sah: 52.316 suara.

Daerah pemilihan (Dapil) II meliputin Kecamatan Seruway, Banda Mulia, Bendahara dan Kecamatan Manyak Panyed.

Jumlah suara sah partai dan suara calon sebagai berikut :

1. Nasdem : 4.170
2. PKB.       :  623
3. PKS.       : 1.503
4. PDI-P      : 2.568
5. Golkar.   : 2.732
6. Gerindra : 2.337
7. Demokrat: 4.940
8. PAN         : 4.813
9. PPP          : 4.019
10. Hanura.  :1.175
11. PDA.       : 801
12. PNA.       : 1.194
13. PA           : 10.852
14. PBB.        : 525
15. PKPI        : 1.180

Jumlah suara sah seluruh partai politik: 43.499 suara. Jumlah suara tidak sah : 3.137. Dan jumlah suara dan tidak sah : 46.569.

Daerah Pemilihan (Dapil ) III meliputin kecamatan Kejuruan. Muda, Tenggulun, Tamiang Hulu dan Kecamatan Bandar Pusaka.

Jumlah suara sah partai dan suara calon sebagai berikut :

1. Nasdem : 2.888
2. PKB.       : 1.778
3. PKS.       : 2.811
4. PDI-P      : 2.540
5. Golkar.   : 3.392
6. Gerindra : 3.449
7. Demokrat: 5.843
8. PAN         : 5.964
9. PPP          : 3.391
10. Hanura.  :1.373
11. PDA       : 47
12. PNA.       : 375
13. PA           : 3.372
14. PBB.        : 1.209
15. PKPI.        : 113

Jumlah suara sah seluruh partai politik: 38.545. Jumlah suara tidak sah : 3.523. Dan jumlah suara dan tidak sah : 42.068. (***)


Foto: Ilustrasi/indonesiachicago.info

Ini Nama-nama Calon Anggota DPRK Aceh Tamiang Terpilih

M.Hendra Vramenia | STC

KARANG BARU | Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Tamiang telah menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilu legislatif 2014, yang digelar di aula utama Gedung DPRK Aceh Tamiang Kecamatan Karang Baru,Aceh Tamiang.
 
Ketua KIP Aceh Tamiang M.Alhamda,SHi mengatakan rapat pleno tersebut berlangsung selama dua hari mulai Minggu 20 April 2014 hingga Senin 21 April 2014. Dari rapat pleno itu diketahui komposisi anggota DPRK Aceh Tamiang periode 2014-2019.
 
Berikut perolehan kursi parpol di DPRK Aceh Tamiang sesuai daerah pemilihan (dapil) berdasarkan hasil rapat pleno KIP Aceh Tamiang:

Dapil 1 Kecamatan Kota Kuala Simpang,Kecamatan Sekrak,Kecamatan Karang Baru dan Kecamatan Rantau.
1. Ir.Rusman (Partai Aceh)
2. Fadlon (Partai Aceh)
3. Syaiful Bahri,SH. (Partai Golkar)
4. Juanda,SIP  (PAN)
5. Ismail  (PPP)
6. Nora Idah Nita,SE (Partai Demokrat)
7.H.Mawardinur   (Partai Nasdem)
8.Dedi Suriansah,MA (PKS)
9 .Ny.Salbiah,S.Pd.I  (Partai Gerindra)
10. Zulkifli (PDI Perjuangan)
11.Sumiyem (Partai Hanura)

Dapil 2 meliputin Kecamatan Seruway,Kecamatan Bendahara,Kecamatan Banda Mulia dan Kecamatan Manyak Panyed.
1.Ngatiyem,S.Pd   (Partai Aceh)
2.Mustaqim   (Partai Aceh)
3.Juniarti S.Farm   (Partai Aceh)
4.Muhammad Nuh (PAN)
5.H.Syaiful Sofyan,SE (Demokrat)
6.Tgk Irsyadul Afkar (PPP)
7.Edi Susanto ( PDI Perjuangan)
8.Irma Suryani,SST.M.Kes (Nasdem)
9.Erawati Is  (Partai Golkar)
10.Sugiono Iskandar (Partai Gerindra)

Dapil 3 meliputin Kecamatan Kejuruan Muda,Kecamatan Tenggulun,Kecamatan Tamiang Hulu dan Kecamatan Bandar Pusaka
1.Miswanto  (Partai Aceh)
2.Desi Amelia (PAN)
3.Haris (Demokrat)
4.Siti Zaleha,ST (PPP)
5.Suherman   (Partai Golkar)
6.Sarhadi (Partai Gerindra)
7.Ir.H.Tengku Rusli (PDI Perjuangan)
8.Fitri AR.S.Pd.  (Partai Nasdem)
9.Mat Pasya (Partai PKS) (***)


Foto: Ilustrasi/

Kembali dari Menghilang, Eks Caleg PA Hilang Lagi

SINGKIL | STC - Setelah sempat bikin heboh karena menghilang menjelang pernikahannya pada awal Maret 2014, tiba-tiba pada Minggu sore 20 April 2014, pukul 17.00 WIB laki-laki bernama Subkiyadi alias Buki, caleg Partai Aceh (PA) dari Dapil Aceh Singkil 1 kembali ke rumah orang tuanya di RT 3 Kilangan, Kecamatan Singkil. 

Ternyata cerita belum berakhir, sebab beberapa jam kemudian, tepatnya pada Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB, Subki kembali lenyap. Buki yang merupakan calon suami dari Sastri Yunita, warga Desa Ujung, Kecamatan Singkil itu dilaporkan pulang hampir bertepatan dengan sidang pleno penetapan perolehan suara hasil Pileg 2014 oleh KIP Aceh Singkil. 

Selama menghilang sejak awal Maret lalu, Buki disebut-sebut pergi ke Kalimantan. Kabar kepulangan Buki langsung tercium oleh aparat kepolisian dari Polres Singkil. 

Menurut Kapolres Aceh Singkil, AKBP Anang Triarsono melalui Kasat Reskrim AKP Haryono, pihaknya sudah menemui orang tua Buki, akan tetapi ketika polisi datang ke rumahnya ternyata yang bersangkutan sudah menghilang lagi. 

Menurut Kapolres Singkil, polisi langsung menggelar razia untuk menemukan Subkiyadi. Sekitar pukul 24.00 WIB malam itu, polisi menghentikan sebuah mobil yang melintas di depan Mapolres dari arah Rimo menuju Singkil. 

Ternyata orang yang dicari tak ditemukan. Di dalam mobil itu hanya ada Mufkirul, adik kandung Buki. Kepada polisi, Mufkirul dan orang tuanya menyebutkan, Buki telah pergi ke Medan. 

Tak terlalu jelas motif kepergiannya, namun menurut beberapa sumber, lelaki itu menghilang karena tidak mau menikahi calon istrinya. “Kami terus melakukan pencarian sampai ketemu. 

Informasi saat ini kan baru katanya dan katanya. Sedangkan kami (polisi) tidak melihat langsung Buki. Memang ada informasi yang berkembang bahwa Buki tidak ingin menikah sebab sebelumnya ada masalah dengan calon mertuanya,” jelas AKP Haryono Senin (21/4). 

Pada Senin sore kemarin Serambi menemui Abdussalam AK, ayahanda Subkiyadi serta kakaknya, Safrida. Sang ayah membenarkan anaknya sudah pulang namun baru sebentar di rumah sudah pergi lagi dengan alasan tidak enak perasaan. 

Safrida menambahkan, Buki pulang dijemput keluarga dari Mendan setelah mendapat kabar langsung dari Buki beberapa hari lalu. Buki sempat menolak pulang dengan alasan belum waktunya. 

“Namun setelah dibujuk, akhirnya dia bersedia kembali,” ujar sang kakak. “Dia mengaku selama menghilang sempat pergi ke Kalimantan. Kami belum sempat cerita banyak karena pada malam itu Buki pergi lagi,” lanjut Safrida. Safrida juga sempat ditanya polisi apakah Buki datang dengan istrinya. 

“Saya menjawab tidak karena adik saya belum menikah,” tandas Safrida. Seperti diberitakan, Subkiyadi mendadak hilang menjelang akad nikah dengan Sastri Yunita, Rabu 5 Maret 2014. 

Hilangnya Caleg PA Dapil Aceh Singkil 1 tersebut memunculkan berbagai sepekulsi politik dan kecuriagaan lainnya. Apalagi sebelumnya sempat terlibat kontak fisik dengan Ketua PA Aceh Singkil, Adnan Beuransyah. 

Setelah sempat pulang dan menghilang kembali, sejumlah misteri mulai terkuak. Di antaranya, motif menghilangnya Buki bukan karena diculik atau dihabisi--seperti sempat diisukan--tetapi terkait urusan pribadi. 

Hingga berita ini diturunkan, belum mendapat konfirmasi dari calon istri maupun calon mertua Buki mengenai informasi yang menyebutkan bahwa Buki ada masalah dengan calon mertuanya. (Serambinews/c39)

Foto: Ilustrasi/atjehlink.com

25 Peserta O2SN Ikuti Lomba Membatik dan Melukis

KARANG BARU | STC - Sebanyak 25 peserta Festival Lomba Kreativitas Siswa Nasional (FLSN) Olimpiade Olah Raga dan Sains Nasional (O2SN) tingkat SMP sederajat mengikuti Lomba seni membatik dan melukis dalam ajang seleksi kegiatan kesiswaan yang digelar Dinas Pendidikan dan Pengajara (Disdikjar) Aceh Tamiang di SKB Karang Baru, Senin (21/4).

Dalam kegiatan kesiswaan tersebut, masing-masing peserta langsung mendapatkan penilaian dari juri yang akan menyeleksi peserta yang berhak lolos.Salah seorang juri O2SN tingkat SMP sederajat, Maya Anzani mengatakan, 25 peserta terbagi dalam dua lomba seni yakni 10 peserta membatik dan 15 peserta seni lukis. Dua kegiatan tersebut adalah rangkaian dari sejumlah bidang kegiatan yang ada.

"Dari 25 peserta yang ikut, akan diseleksi dan diambil karya yang terbaik," ujarnya.Adapun penilaian karya lukis, kata Maya, juri menilai gambar yang dibuat harus sesuai dengan tema, selain itu kontras warna yang ditampilkan juga menjadi penilaian juri. 

Sementara untuk seni batik, juri melihat dari kreativitas karya dan motif."Peserta terbaik akan dikirim mewakili Kabupaten Aceh Tamiang pada O2SN tingkat provinsi," ujar Maya yang didampingi Nourmaliza, keduanya juri yang diambil dari SMK3 Pariwisata.Sementara Ketua Panitia Sopian mengatakan, kegiatan kesiswaan ini digelar selama dua hari. 

O2SN ini merupakan seleksi tingkat kabupaten untuk menyiapkan kontingen pada ajang O2SN tingkat provinsi bulan Mei mendatang.

"Ada tiga kegiatan yang akan dilombakan yakni seni, olah raga dan sains," ujarnya, sembari mengatakan sebanyak 750 orang terdiri dari peserta, juri dan pendamping akan mengikuti ajang O2SN ini. (Medanbisnis/ck05)

Foto: KREATIVITAS SENI - Siswa-siswi jenjang SMP sederajat mengikuti seleksi seni kreativitas melukis dan membatik dalam ajang O2SN dan FLSN yang digelar Dinas Pendidikan Aceh Tamiang, Senin, (21/4). (medanbisnis/ck05)
.
.
 
Support : Jasa Design Blogger Template | Free Template
Copyright © 2011. Suara Tamiang - All Rights Reserved